Tips Belajar di Perguruan Tinggi

Gambar

University of St Andrews by Rijadh Djatu Winardi

Menjadi mahasiswa adalah sebuah kenikmatan, kesempatan, dan kemewahan. Kenikmatan karena mulai level sarjana sebagian besar dari kita mulai ‘dilepas’ sebagai seseorang yang dewasa. Kebebasan untuk menjadi pribadi mandiri dan bisa menentukan sendiri apa yang akan kira lakukan (tentunya yang baik) adalah sebuah kenikmatan. Berbicara mengenai kesempatan di level sarjana tidak akan ada habisnya. Mari kita daftar, sebagai mahasiswa kita memiliki kesempatan: mendapat beasiswa, exchange ke luar negeri, ikut lomba-lomba, aktif di berbagai organisasi, jalan-jalan, dan masih banyak lagi. Nah dua kesempatan pertama adalah kesempatan yang sebaiknya jangan dilewatkan semasa mahasiswa. Mengenai kemewahan tentu kita tahu bahwa tidak banyak orang yang mencapai level sarjana jika dibandingkan dengan populasi Indonesia yang menjadi 230 juta. Jadi, banggalah sebagai mahasiswa!

Tulisan singkat ini sekedar memberikan beberapa tips untuk belajar di perguruan tinggi. Semakin tinggi level pendidikan maka semakin tinggi pula derajat kemandirian belajar. Jika teman-teman belajar di level sarjana maka teman-teman akan merasakan jadwal belajar tidak sebanyak saat di SMA atau SMP. Bahkan jika sudah mencapai level master waktu yang luang di luar jadwal kuliah sangatlah banyak. Waktu luang itulah yang diharapkan dimanfaatkan dengan baik untuk belajar mandiri. Level doktor bahkan menyerahkan hampir sepenuhnya tanggung jawab belajar ke mahasiswa untuk menggali sendiri bidang keilmuannya (meski tidak 100%). Nah jika sudah menginjak level sarjana bagaimana baiknya menghadapi tanggung jawab belajar mandiri. Berikut akan dibahas beberapa tips yang semoga membantu.

TIPS #1 JANGAN MALAS

Malas membedakan antara orang sukses dan tidak. Berlaku sama dengan belajar, malas membuat kita lebih lambat memahami pelajaran dan ketinggalan langkah dengan yang tidak malas. Malas seperti resiko inherent dalam diri seseorang. Tidak bisa hilang karena sudah menjadi sifat. Namun malas bisa diatur agar tidak muncul secara berlebihan. Malas itu managable!

TIPS #2 ATUR WAKTU

You can do anything! Jadi atur waktulah agar teman-teman bisa merasakan manfaat optimal sebagai mahasiswa. Tidak harus ketat sampai memiliki jadwal detail per jam. To-do list sederhana sudah cukup membantu kita mengatur waktu. Cukup atur kapan belajar, kapan menggarap proyek pribadi (proyek lomba, beasiswa, persiapan exchange), kapan jalan-jalan, kapan organisasi, dan kapan bertemu keluarga. Jika merasa kesulitan dan belum terbiasa, maka saatnya untuk segera berkonflik dengan keterbiasaan. Semakin cepat melewati masa-masa belajar biasa, maka semakin cepat kita menjadi terbiasa.

TIPS #3 PERBANYAK PERTEMANAN

Satu jurusan kita umumnya bersama dengan lebih dari 20 teman lain. Bayangkan teman-teman ini akan menyebar setelah lulus. Bekerja di perusahaan yang berbeda bahkan berbeda wilayah. Menjadi mahasiswa adalah kesempatan memperluas jaringan. Saat memasuki jenjang karir teman-teman akan merasakan manfaat dari hubungan pertemanan. Salah satunya yang paling mudah adalah saat kita mengunjungi wilayah dimana teman itu berada. Selain itu menjadi mahasiswa adalah waktu paling tepat untuk mengenal tokoh baik tokoh keilmuan maupun tokoh nasional. Terakhir jangan lupakan untuk mengenal dosen teman-teman ya. Banyak proyek-proyek dosen yang bisa teman ikuti. Jika ada, ambil kesempatan itu.

TIPS#4 KEMBANGKAN MINAT

Saat menjelang lulus, goal teman-teman adalah tahu apa yang akan dilakukan setelah lulus. Jika ingin menjadi akademisi maka teman-teman tahu apa yang akan dilakukan. Jika ingin menjadi auditor maka teman-teman tahu apa yang harus disiapkan. Banyak pilihan karir setelah teman-teman lulus. Percayalah, khususnya lulusan Akuntansi di kondisi bisnis yang sedang berkembang, kamu dibutuhkan perusahaan. Waktu normal 4 tahun sangatlah cukup untuk mencari minat. Jika belum juga menemukan minat, jangan khawatir karena ini adalah proses. Kelak teman-teman akan menemukan minatnya masing-masing.

TIPS#5 JANGAN LUPAKAN MERASAKAN KOTA TEMPAT BELAJAR

Kelak sebagian besar dari kita merasa jatuh cinta pada kota tempat belajar. Ibarat rumah kedua, rasa kangen kadang muncul untuk kembali berkunjung. Bagi yang kuliah di UGM maka jangan lupakan untuk melihat, berkunjung, dan merasakan Jogja. Caranya? Bisa dengan mengunjungi lokasi-lokasi menarik, mendatangi event-event lokal, wisata kuliner, dan masih banyak yang lain. Tidak semua yang ada di kota menarik perhatian kita namun paling tidak kita bisa menemukan sisi menarik berdasarkan pengindraan kita. Amat disayangkan jika kita menyia-nyiakan waktu ketika masih banyak tempat menarik yang menunggu untuk dikunjungi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s